Part 7
Hari minggu sangat panas. Nina keluar rumah untuk pergi bersama Rahma, Vania, dan Hendi, pacar Vania. Mereka berkumpul di rumah Vania, rumah yang paling dekat dengan tempat spa yang akan mereka tuju.
Ketika Nina sampai di Vania, ternyata Rahma sudah lebih dahulu sampai. Rahma dan Vania sedang ngobrol di teras. Percakapan mereka berhenti ketuka Nina datang.
"Ayo masuk Nin", ajak Vania. Nina masuk dan duduk di sebelah Rahma.
"Ngomongin apaan sih? Kok kayaknya seru banget", tanya Nina penasaran.
"Ngomongin kamu", sahut Vania dengan wajah imut anak kecil dan disetujui oleh Rahma.
"Halah, apaan sih kalian. Kayak nggak ada topik lain yang lebih menarik aja", olok Nina.
"Ayo lah cerita, kemaren abis nge-date kaaaaan?" goda Rahma.
"Apa? Nge-date? Bukan! Cuma makan doang ya", elak Nina.
"Itu mah namanya nge-date sayang", kata Vania geram.
"Cie, Nina sekarang punya pacar", goda Hendi.
"Sssttttt", dengan mengibaskan tangannya. "Terserah kalian bilang apa, yang pasti aku cuma makan sama dia, titik."
"Iya iya, santai lho braa. Makan dimana sih?" tanya Vania.
"Di tempat makan biasa kok", kata Nina cuek.
"Lesehan kah? Atau restoran?" tanya Rahma.
"Lesehan kok", jawab Nina. "Aku juga dikasih coklat lho", lanjut Nina bangga.
"Apa iya? Wow, romantis banget tu orang", sahut Hendi.
"Yah begitulah anak-anak. Yuk berangkat!" ajak Nina.
"Yah, kagak seru banget sih", olok Rahma seraya berdiri. Vania dan Hendi segera menyusul menuju motor masing-masing.
Hari minggu sangat panas. Nina keluar rumah untuk pergi bersama Rahma, Vania, dan Hendi, pacar Vania. Mereka berkumpul di rumah Vania, rumah yang paling dekat dengan tempat spa yang akan mereka tuju.
Ketika Nina sampai di Vania, ternyata Rahma sudah lebih dahulu sampai. Rahma dan Vania sedang ngobrol di teras. Percakapan mereka berhenti ketuka Nina datang.
"Ayo masuk Nin", ajak Vania. Nina masuk dan duduk di sebelah Rahma.
"Ngomongin apaan sih? Kok kayaknya seru banget", tanya Nina penasaran.
"Ngomongin kamu", sahut Vania dengan wajah imut anak kecil dan disetujui oleh Rahma.
"Halah, apaan sih kalian. Kayak nggak ada topik lain yang lebih menarik aja", olok Nina.
"Ayo lah cerita, kemaren abis nge-date kaaaaan?" goda Rahma.
"Apa? Nge-date? Bukan! Cuma makan doang ya", elak Nina.
"Itu mah namanya nge-date sayang", kata Vania geram.
"Cie, Nina sekarang punya pacar", goda Hendi.
"Sssttttt", dengan mengibaskan tangannya. "Terserah kalian bilang apa, yang pasti aku cuma makan sama dia, titik."
"Iya iya, santai lho braa. Makan dimana sih?" tanya Vania.
"Di tempat makan biasa kok", kata Nina cuek.
"Lesehan kah? Atau restoran?" tanya Rahma.
"Lesehan kok", jawab Nina. "Aku juga dikasih coklat lho", lanjut Nina bangga.
"Apa iya? Wow, romantis banget tu orang", sahut Hendi.
"Yah begitulah anak-anak. Yuk berangkat!" ajak Nina.
"Yah, kagak seru banget sih", olok Rahma seraya berdiri. Vania dan Hendi segera menyusul menuju motor masing-masing.
posted from Bloggeroid
Tidak ada komentar:
Posting Komentar